50 Peserta UMKM Kolong Tol Warakas Dibekali Sertifikat Halal

50 Peserta UMKM Kolong Tol Warakas Dibekali Sertifikat Halal 1
Peserta calon penggiat UKMM Warakas mendapatkan bimtek sertifikasi halal di Kantor Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (ist)

JAKARTA, kabarSBI.com — Langkah revolusioner Forum Warga Warakas dalam menyulap ruang bawah Tol Ir. Wiyoto Wiyono menjadi episentrum ekonomi baru memasuki babak baru yang berkelas. Ini bukan isapan jempol tapi kian mendekati kenyataan.

Baru-baru ini, sebanyak 50 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bakal beroperasi di Kolong Tol Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, secara resmi dibekali Sertifikat Halal gratis melalui program sertifikasi bekerjasama MUI DKI Jakarta.

Langkah ini bukan sekadar pemenuhan administrasi di atas kertas. Ini adalah lompatan mutu (quality jump) yang spektakuler, sekaligus penegasan bahwa produk kuliner dari kolong tol bisa memiliki standar higienitas dan kepatuhan syariah setara dengan rumah makan berkelas di pusat kota.

baca juga:  https://kabarsbi.com/kolaborasi-bersama-cmnp-forum-warga-warakas-bakal-sulap-kolong-tol-jadi-kawasan-ekonomi-rakyat/

Menurut dua tokoh penggerak forum warga Warakas, Zainal Arifin dan Abi Ichkwanuddin, mengungkapkan tekatnya untuk merubah wajah kolong tol warakas bukan sekedar pemanis kata.

“Kami makin siap dan optimis dapat terealisasi apa yang telah kami gagas bersama forum warga atau forum RT/RW Warakas. Gagasan besar ini makin nyata,” ujar Zainal Arifin, Sabtu, 17/7/2026.

Menurtnya, sebagai langkah persipan dalam kerangka agenda besar ekonomi kerakyatan kolong tol warakas telah dilaksanakan pembekalan bimbingan teknis sertifikat halal bagi pelaku UMKM.

Acara itu dilaksanakan di Kelurahan Warakas, 15 Juli lalu, dihadiri Camat Tanjung Priok Samsu Rizal Kadafi, Lurah Warakas Sri Diana Tungga Dewi dan Pengurus MUI DKI Jakarta serta terkasit lainya.

50 Peserta UMKM Kolong Tol Warakas Dibekali Sertifikat Halal 2
Peserta UMKM kolong tol Warakas menunjukan ekpresi optimis mengantar sebuah perubahan besar. (ist)

“Pelaku UMKM sementara telah kami siapkan sebanyak 50 orang,” jelasnya.

“Setalah ini akan dilanjutkan dengan pelatihan managemen pengelola UMKM Mandiri Warakas, pekan depan. Untuk pengelola kami melibatkan unsur pengurus RT/RW, LMK, FKDM dan lainnya. Mereka akan mendapat pemahaman managemen operasional dan standarisasi produk, tata kelola keuangan dan branding digital marketing,” ungkap Zainal, juga sebagai ketua FKDM Kelurahan Warakas.

Lebih jauh, kata Zainal, terkait kegiatan fisik lapangan pihaknya bersama unsur pemerintah dan pihak PT Citra Marga Nushapala Persada, Tbk terus jalin komunikasi dan koordinasi yang baik dan terukur demi sebuah perubahan besar.