PANGANDARAN, kabarSBI.com — Polres Pangandaran mematangkan kesiapan pengamanan arus mudik dan libur Idul Fitri 2026 melalui kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Ketupat Lodaya 2026 yang digelar di Aula Auditorium Tantya Sudhirajati, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari.
Latihan praoperasi ini dilakukan untuk menyamakan persepsi serta kesiapan personel dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran. Pangandaran sebagai salah satu destinasi wisata utama di Jawa Barat diperkirakan akan mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari mengatakan, fokus pengamanan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 diarahkan pada keselamatan masyarakat, pengamanan objek wisata, serta pengaturan arus lalu lintas menuju kawasan pantai yang menjadi pusat aktivitas wisata.
“Pengamanan Lebaran tidak bisa dilakukan sendiri. Polres Pangandaran bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, Basarnas, BPBD, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait lainnya untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan di kawasan wisata, Satlantas Polres Pangandaran menyiapkan rekayasa lalu lintas berbasis waktu. Kendaraan wisatawan akan diarahkan masuk ke kantong parkir objek wisata pada pukul 04.00 hingga 11.00 WIB, sedangkan pengaturan kendaraan keluar kawasan wisata diberlakukan pada pukul 14.00 hingga 17.00 WIB.
Kabag Ops Polres Pangandaran Kompol Subagja menyebutkan, sebanyak 280 personel akan diterjunkan selama 13 hari pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Personel tersebut akan ditempatkan di 21 titik pos yang terdiri dari satu pos terpadu, dua pos pengamanan, lima pos pelayanan, dan 13 pos aju.
Selain pengamanan lalu lintas dan objek wisata, kepolisian juga meningkatkan patroli untuk mengantisipasi tindak kriminalitas selama masa libur Lebaran. Dengan berbagai langkah persiapan tersebut, Polres Pangandaran berharap pelaksanaan mudik dan libur Idul Fitri 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran.
(bono/red)




