oleh

Jawaban Plintat Plintut Kades dan Kasi Ekbang Desa Mekarjaya Kecamatan Ciawigebang Terkait Alokasi Dana Desa Diduga Ada Yang Ditutup-tutupi

-Daerah, Hukum, Sosial-1160 Dilihat

Jawaban Plintat Plintut Kades dan Kasi Ekbang Desa Mekarjaya Kecamatan Ciawigebang Terkait Alokasi Dana Desa Diduga Ada Yang Ditutup-tutupi 1KUNINGAN, kabarSBI.com – Dengan adanya Dana Desa menjadikan sumber pemasukan di setiap desa akan meningkat meningkatnya pendapatan desa yang diberikan oleh pemerintah untuk meningkatkan sarana pelayanan masyarakat berupa pemenuhan kebutuhan dasar penguatan kelembagaan desa dan kegiatan lainnya yang dibutuhkan masyarakat desa yang diputuskan melalui Musrenbang Desa.
Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa tujuan disalurkannya dana desa adalah sebagai bentuk komitmen negara dalam melindungi dan memberdayakan desa agar menjadi kuat maju mandiri dan demokratis. Dengan adanya Dana Desa, desa dapat menciptakan pembangunan dan pemberdayaan desa menuju masyarakat yang adil makmur dan sentosa. Dana Desa bukan untuk kesejahteraan Kepala Desa dan Pemdesnya tapi untuk meningkatkan tarap hidup dan kesejahteraan masyarakat yang ada di desa , ” mengutip perkataan Menkeu Sri Mulyani ,jadi dalam hal ini masyarakat harus jeli dan ikut mengawasi pengalokasian Dana Desa supaya tepat sasaran dan Pemdespun harus terbuka dan transfaran tentang alokasi Dana Desa.
Ketika media kabarsbi.com melakukan kegiatan Jurnalistik ke desa Mekarjaya Kecamatan Ciawigebang bertemu dengan Kades dan Kasi ekbang yang kebetulan tidak ada kegiatan keluar menanyakan ke kasi ekbang terkait alokasi anggaran Dana Desa tahap 1 yang sudah dicairkan oleh desa pada bulan februari lalu kasi ekbang menjawab belum ada satupun kegiatan pisik yang dilaksanakan Pemdes Mekarjaya jawaban serupapun dilontarkan Kades Mekarjaya bahwa belum ada kegiatan yang dilaksanakan. Ketika Tim SBI mempertanyakan anggaran Dana Desa senilai 107.370.000 yang di alokasikan untuk Pembangunan, Rehabilitasi, Peningkatan, Pengerasan jalan desa (Rehabilitasi jalan desa terletak di dusun cimuda RT 003 sampai RT 005) Kadespun dengan tegas menjawab belum dilaksanakan karena kadusnya sibuk lagi pada bimtek dan kegiatan lainnya. Ada satu lagi alokasi anggaran dana desa yang di pertanyakan Tim SBI dibidang pemberdayaan masyarakat di Peningkatan Produksi Peternakan (alat produksi dan pengolahan peternakan, kandang dll) jumlah alat produksi dan pengolahan peternakan yang diserahkan (kegiatan dilaksanakan di desa Mekarjaya) dengan anggaran Dana Desa 61.085.000 rupiah dan kegiatan inipun belum dilaksanakan dan akan dilaksanakan setelah dibentuknya panitia kegiatan dan ini akan dilaksanakan oleh BumDes Mekarjaya bergerak dalam ternak kambing untuk kelompok kambing di masyarakat pun belum mengetahui berapa kelompok atau siapa saja masyarakat yang mendapatkan program tersebut.
Yang sangat mengherankan Kades Mekarjaya memberikan keterangan bahwa kegiatan rehabilitasi jalan lingkungan di Dusun Cimuda di lokasi RT. 003 sampai RT. 005 sudah dilaksanakan Kades lupa setelah ngobrol sama kasi ekbang baru ingat bahwa kegiatan tersebut sudah dilaksanakan jadi jawaban keduanya ini membingungkan ketika awal ngobrol Tim SBI menanyakan terkait alokasi Dana Desa tahap 1 sudah melaksanakan apa saja dan keduanya memberikan keterangan belum ada kegiatan yang dilaksanakan  tiba-tiba menjawab lupa setelah Tim SBI tahu ada anggaran rehabiltasi jalan untuk lingkungan. Jawaban Kades dan kasi ekbang yang plintat plintut mengundang rasa curiga dan ingin tahu seperti apa pelaksanaan alokasi anggaran tersebut sepertinya ada yang di tutup tutupi tidak mau terbuka dari awal perbincangan.
Dalam hal ini Tim SBI akan berkoordinasi dengan Inspektorat untuk turun uji petik ke lapangan sejauh mana realisasi pelaksanaan kegiatan rehabilitasi jalan lingkungan tersebut, jangan sampai ada dugaan MarkUp anggaran. Dalam hal ini Tim SBI berharap kepada masyarakat Desa Mekarjaya untuk ikut memantau dan mengawal alokasi Dana Desa yang ada di desanya agar Anggaran Pemerintah yang di gelontorkan ke desa tepat sasaran sesuai himbauan dari Bapak Presiden Joko Widodo. (dans/red)

Kabar Terbaru