Kapolda Banten Tinjau Proses Identifikasi Korban Tsunami di RSUD Pandeglang

Headline, Nasional1896 Dilihat
Kapolda Banten Tinjau Proses Identifikasi Korban Tsunami di RSUD Pandeglang 1
Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir cek proses indentifikasi di RSUD Pandeglang. (dok)

BANTEN, kabarSBI.com – Kapolda Banten, Brigjen Pol Tomsi Tohir, mengunjungi RSUD Berkah Pandeglang, Banten, Rabu,  26/12/2.18. Kedatangan Kapolda bertujuan untuk melihat secara langsung pelaksanaan proses identifikasi korban meninggal dunia yang dilakukan oleh Tim DVI Mabes Polri.

Pada kesempatan itu Kapolda Banten, didampingi Kabid Humas Polda Banten, AKBP. Edy Sumardi dan Kepala RSUD Pandeglang dan Kabid Dokes Polda Banten.

Lapisan mengecek lansung perkembangan tentang identifikasi para korban bencana tsunami di wilayah kabupaten Pandeglang. Kapolda Banten Brigjen Pol. Tomsi tohir menerima laporan dari Kabid dokkes Polda Banten data sementara dari 238 korban bencana tsunami yang meninggal dunia, masih ada 21 korban yang belum teridentifikasi oleh pihak Inafis, DVI maupun Dokkes Polri. Hal itu dikarenakan keadaan korban yang sebagian sudah tidak memiliki bentuk dalam sidik jari ataupun secara visual.

Untuk korban yang masih belum di identifikasi, pihak Polri terus melaksanakan pengecekan melalui DNA maupun melalui pemasangan foto dan dalam computer dengan menampilkan data-data visual korban dengan ciri-ciri yang terdapat pada tubuh korban.

Kapolda Banten Tinjau Proses Identifikasi Korban Tsunami di RSUD Pandeglang 2
Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir berikan keterngan media. (dok)

“Kami akan terus bekerja secara maksimal dalam mengungkap identitas korban dengan pola dan ilmu kedokteran terbaik melalui Tim DVI Mabes Polri,” kata Kapolda kepada awak media.

Menurutnya, pasca Tsunami Banten, Polri melihat banyaknya kendaraan kendaraan Korban, yang masih berada di sepanjang jalan dan lokasi bencana.

“Kami perintahkan Kepada Dirlantas Banten dan Kapolres Pandeglang untuk melakukan pengamanan kendaraan tersebut di mako polres pandeglang dan jajaran polsek. Ini semua kami lakukan dalam rangka pengamanan harta benda masyarakat sekaligus melakukan inventarisasi identifikasi yang sampai saat ini masih ada 84 kendaraan milik para korban tsunami yang diamankan oleh Polri.”

“kepada para pihak ahli waris ataupun keluarga yang merasa memiliki kendaraan tersebut bisa mengambilnya dengan mencocokkan tanda kepemilikan kendaraan tersebut kepada polres pandeglang,” himbau Kapolda Banten, Brigjen Pol Tomsi Tohir. (majid/r/as)