JAKARTA, kabarSBI.com — Ada pertemuan yang mungkin terlihat sederhana, tetapi meninggalkan kenangan yang begitu dalam. Agung Sulistio selaku Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI) mengenang kebersamaan bersama almarhum H. Bambang, S.H., sosok yang pernah menjadi bagian penting dalam bidang hukum SBI. Dalam suasana penuh keakraban, mereka duduk bersama membicarakan banyak hal, mulai dari persoalan hukum, jurnalistik hingga berbagai dinamika yang dihadapi di lapangan. Senin, 21 September 2026.
Di meja yang sama, kebersamaan itu juga diwarnai kehadiran redaktur, Kabiro SBI DKI Jakarta, serta Koordinator Lapangan (KorLap) DKI Jakarta. Tidak ada jarak dalam pertemuan tersebut. Semua larut dalam diskusi, canda, pemikiran, dan pengalaman yang hingga kini menjadi bagian dari perjalanan SBI.
Bagi Agung Sulistio, sosok almarhum H. Bambang, S.H. bukan sekadar rekan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Kehadirannya dahulu menjadi bagian dari perjalanan membangun komunikasi antara kerja-kerja pemberitaan dan persoalan hukum. Banyak pembahasan yang pernah dilakukan bersama, terutama ketika menghadapi persoalan yang membutuhkan ketelitian, keberanian, dan pemahaman terhadap aturan hukum.
Kini, kursi itu mungkin tidak lagi ditempati oleh almarhum, tetapi kenangannya tetap hidup. Setiap pembicaraan, nasihat, pandangan, hingga kebersamaan dalam satu meja menjadi bagian dari perjalanan yang tidak mudah dilupakan. Waktu boleh berjalan, tetapi kenangan tentang orang yang pernah berjuang dan berdiri bersama akan selalu memiliki tempat tersendiri.
Agung Sulistio mengatakan bahwa perjalanan sebuah organisasi dan media tidak hanya dibangun oleh nama besar, tetapi juga oleh orang-orang yang pernah memberikan waktu, pemikiran, tenaga, dan loyalitas. Karena itu, kebersamaan bersama almarhum H. Bambang, S.H. menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan SBI.
“Ada orang yang pergi meninggalkan dunia, tetapi tidak pernah benar-benar pergi dari ingatan. Apa yang pernah diberikan, diperjuangkan, dan dibicarakan bersama akan tetap menjadi bagian dari perjalanan kita. Kenangan seperti ini tidak akan pernah terlupakan,” demikian pesan yang menggambarkan suasana hati Agung Sulistio saat mengenang kebersamaan tersebut.
Bagi keluarga besar Sahabat Bhayangkara Indonesia, kebersamaan itu kini menjadi sebuah catatan kenangan dan penghormatan. Almarhum H. Bambang, S.H. telah meninggalkan jejak dalam perjalanan orang-orang yang pernah duduk bersamanya. Foto dan pertemuan tersebut bukan sekadar dokumentasi, melainkan pengingat bahwa dalam setiap perjalanan panjang, selalu ada sosok yang pernah hadir, memberi warna, dan meninggalkan cerita yang akan terus dikenang.
(red)




