
JAKARTA, kabarSBI.com – Kabar Ketua RW 06 Kelurahan Kapuk Muara, dilaporkan warganya ke kantor Polres Jakarta Utara, menjadi perhatian. Pasalnya, belakangan ini banyak warga yang tidak puas kinerja RT/RW berujung laporan polisi. Sebelumnya mantan Ketua RW 11 Kapuk Muara, juga dilaporkan.
Menelusuri informasi tersebut warga PIK RW 06 Kapuk Muara, mengakui adanya laporan polisi tersebut. Namun warga tidak mengetahui persis terkait dengan hal apa, dan prinsipal pelapornya.
Demikian pula dengan Pemerintah Kelurahan Kapuk Muara belum ada keterangan resmi terkait adanya laporan polisi itu.
“Kalau kabar iya benar Pak RW 06 dilaporkan warganya ke polres Jakarta Utara. masalahnya, sepertinya terkait keuangan RW,. Tapi percisnya apa kami belum tau ” ujar aparatur Pemerintahan Kelurahan Kapuk Muara, Sabtu, 31/10/2026.
Sementara itu, Ketua RW 06 Kapuk Muara, Abidin, dikonfirmasi langsung informasi tersebut tidak membantah adanya laporan warganya ke Polres Jakarta Utara.
“Ya sudah resiko pengurus RW, benar saya dilaporkan pengaduan masyarakat (Dumas). Awalnya mereka lapor ke Polda Metro Jaya lalu ke Polres Jakarta Utara, bentuk laporannya Dumas,” ujar Abidin Ketua RW 06 Kapuk Muara, Sabtu, 31/10/2026.
Terkait laporannya, Abidin, mengungkapkan seputar operasional RT/RW yang rutin diterimanya dari pemprov DKI Jakarta melalui kelurahan setempat. Dengan nilai pengaduan pelapor, dia menyebutnya Rp 65 Juta.
“Saya heran kalau masalah operasional RT/RW kenapa saya harus dilaporkan. Kalau memang laporan keuangan saya bermasalah kan ada petugas kelurahan lebih jauh lagi ada inspektorat. Dan sy selalu mengundang mereka (pelapor) bila ingin mengetahui detail kas atau keuangan kami ,” jelasnya.
Ia menilai warga yang melaporkan dirinya didasari ketidaksukaan dan terkait masa lalu dengan air bersih yang diputus oleh pengelola kawasan PIK.
“Dulu-kan ada masalah kenaikan IPL (Iuran Pengelolaan Lingkungan) oleh Pengembang PT Mandara Permai, mereka protes. Karena itu ada beberapa warga komplek yang diputus sambungan air bersihnya oleh pengembang. Tapi itu sudah selesai, mungkin saja mereka tidak puas posisi saya,” terangnya melalui sambungan WhatsApp. (min/r/as)




