JAKARTA, kabarSBI.com – Optimisme terhadap peluang Presiden Prabowo Subianto untuk kembali memimpin Indonesia pada periode kedua di Pilpres 2029 terus menguat. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. H. Fachrul Razi, M.I.P., M.Si., M.H., tokoh nasional sekaligus mantan Anggota DPD RI periode 2014–2024, dalam sebuah diskusi yang membahas dinamika politik nasional dan arah kepemimpinan Indonesia ke depan.
Dalam diskusi tersebut, Dr. H. Fachrul Razi, M.I.P., M.Si., M.H. menilai posisi Prabowo sebagai petahana memiliki peluang politik yang sangat besar untuk melanjutkan kepemimpinannya. Menurutnya, berbagai kritik maupun dinamika yang berkembang di media sosial tidak serta-merta menggambarkan kondisi riil di masyarakat bawah.
“Saya tetap melihat sampai detik ini, saya optimis Presiden 2029 nanti tetap Prabowo. Artinya, akan ada kepemimpinan dua periode yang akan dipegang oleh beliau,” ujar Dr. H. Fachrul Razi, M.I.P., M.Si., M.H.
Ia menegaskan bahwa pandangannya didasarkan pada hasil pengamatan langsung di lapangan serta kajian politik di berbagai daerah. Hingga saat ini, menurutnya, belum ada figur nasional yang mampu menyaingi tingkat elektabilitas Prabowo Subianto.
“Ketika kita turun langsung ke basis masyarakat dan melakukan riset serta kajian objektif, memang elektabilitas Prabowo hari ini masih paling tinggi dibandingkan tokoh-tokoh lain di republik ini. Belum ada yang mengalahkan,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Agung Sulistio selaku Pemimpin Redaksi Kabarsbi.com sekaligus Ketua Umum GMOCT turut berdiskusi mengenai perkembangan politik nasional dan besarnya dukungan masyarakat terhadap keberlanjutan program pemerintahan Presiden Prabowo.
Menurut Agung Sulistio, kekuatan dukungan akar rumput masih menjadi faktor utama yang memperkuat peluang Prabowo menuju dua periode. Ia menilai masyarakat masih menaruh harapan besar terhadap stabilitas nasional, pembangunan ekonomi, serta keberlanjutan program strategis pemerintah.
“Fenomena di lapangan menunjukkan dukungan masyarakat terhadap Presiden Prabowo masih sangat kuat. Program-program strategis yang menyentuh langsung kepentingan rakyat menjadi alasan utama mengapa tingkat kepercayaan publik tetap tinggi,” ujar Agung Sulistio.
Ia juga menambahkan bahwa dinamika politik dan berbagai framing opini yang berkembang merupakan bagian dari proses demokrasi yang wajar. Namun demikian, indikator elektabilitas dan dukungan masyarakat tetap menjadi ukuran utama dalam melihat peta politik menuju Pilpres 2029.
Dengan masa pemerintahan yang masih berjalan, dukungan dari berbagai elemen masyarakat terhadap keberlanjutan kepemimpinan Prabowo Subianto diperkirakan akan terus meningkat menjelang kontestasi politik nasional 2029.




