Penemuan Jasad Bocah di Sungai Comal, Aparat Lakukan Evakuasi dan Pemeriksaan Medis

Penemuan Jasad Bocah di Sungai Comal, Aparat Lakukan Evakuasi dan Pemeriksaan Medis 1PEMALANG, kabarSBI.com – Sekitar pukul 07.56 WIB, jajaran Polsek Bantarbolang menerima laporan mengenai penemuan jasad seorang anak laki-laki di aliran Sungai Comal, tepatnya di Blok Simbang, Desa Pegiringan, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang. Jasad ditemukan dalam kondisi tersangkut di antara dahan pohon dan bebatuan di tepi sungai. Laporan awal disampaikan oleh saksi Waryono, warga Desa Bantarbolang, yang kemudian segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian, Pada Jumat, 6 Februari 2026.

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Bantarbolang IPTU Eko Purwanto, S.H. langsung memerintahkan Kanit Reskrim bersama anggota Samapta untuk melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP). Proses evakuasi dilakukan bersama perangkat desa dan tim Basarnas setempat dengan penuh kehati-hatian mengingat posisi korban yang tersangkut di aliran sungai. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Bantarbolang untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

 

Korban diketahui bernama Akmal Ramadhani (9), pelajar asal Desa Mendelem, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Identitas korban terkonfirmasi setelah pihak Polsek Bantarbolang berkoordinasi dengan Polsek Belik dan keluarga korban yang kemudian datang ke Puskesmas Bantarbolang. Ayah kandung korban memastikan bahwa jasad yang ditemukan adalah putranya yang sebelumnya dilaporkan hanyut terbawa arus.

 

Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa bermula pada Kamis, 5 Februari 2026, saat korban bersama ibunya hendak pulang ke rumah dalam kondisi hujan deras. Keduanya berusaha menyeberangi Kali Glagah di wilayah Desa Mendelem. Namun derasnya arus sungai menyebabkan korban terbawa arus, sementara sang ibu berhasil menyelamatkan diri ke tepi sungai. Upaya pencarian telah dilakukan sejak kejadian tersebut hingga akhirnya korban ditemukan keesokan harinya di aliran Sungai Comal.

 

Hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Bantarbolang yang dipimpin oleh dr. H. Mustofa menyatakan bahwa korban mengalami sejumlah luka akibat benturan keras dengan bebatuan. Luka tersebut antara lain sobek pada bagian dahi dan kepala atas, sobek di pelipis kanan, serta lebam pada kedua mata. Kondisi tubuh korban telah kaku saat ditemukan, mengindikasikan bahwa korban telah meninggal dunia beberapa waktu sebelum ditemukan.

 

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilaksanakan, Kapolsek Bantarbolang bersama Camat Bantarbolang dan Kepala Puskesmas Bantarbolang secara resmi menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga. Proses penyerahan turut didampingi Camat Belik dan berlangsung dalam keadaan tertib serta lancar. Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya arus sungai saat musim hujan dan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam beraktivitas di sekitar aliran sungai.

 

(as/red)