Ratusan PKL Kembali Tumpah di Kawasan Masjid Akbar Kemayoran Akibatnya Sampah Numpuk

Headline, Metropolitan1769 Dilihat
Ratusan PKL Kembali Tumpah di Kawasan Masjid Akbar Kemayoran Akibatnya Sampah Numpuk 1
Petugas PPSU bersihkan sampah di kawasan Masjid Akbar Kemayoran, Jakarta Pusat. (dok)

JAKARTA, kabarSBI.com – Bulan puasa Ramadhan 1440 Hijriah, membawa berkah bagi Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL). Sayangnya keberkahan itu tak diiringi sikap disiplin dari pedagang dan pengurus lingkungan akibatnya, seperti di  kawasan Masjid Akbar Kemayoran, Jakarta Pusat, sampah bercecer dan numpuk.

Pantauan dilapangan tenda-tenda PKL ini rencananya akan didirikan di empat jalur jalan kawasan Masjid Akbar yang sebelumnya steril dari PKL dan parkir liar.

Sementara, warga apartemen mengaku, kecewa berat lantaran bahu jalan tertutup kembali dengan tenda-tenda PKL dan parkir kendaraan.

“Aduh kenapa jadi marak lagi PKL di sini. Kemana aparat pemerintah. Tolong jangan dibiarkan seperti ini. Kami mau lewat saja susah jadinya,” keluh Tommy (48) salah satu warga penghuni apartemen, Senin (06/05/2019) malam.

Hal senada juga dilontarkan, warga lainnya. Dia juga akan protes ke Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) selaku pemilik lahan di kawasan tersebut yang telah tutup mata dan telinga serta melakukan pembiaran akibat menjamurnya PKL tumpah ke bahu jalan.

“Lain dulu lain sekarang. Sejak berganti pimpinan kebijakannya berbeda. Dan tidak tahu menahu soal keberadaan PKL. Pemkot Jakpus dan Camat Kemayoran juga jangan diam saja. Padahal mereka sebelumnya melarang PKL berjualan. Kenapa sekarang jadi tutup mata,” tegas Iwan (49) warga Rusun.

Sementara, menurut sumber pihak Kelurahan Kebon Kosong dengan munculnya keberadaan PKL ini mengakibatkan sejumlah masalah antara lain warga yang ingin melaksanakan ibadah sholat tarawih tidak bisa lewat karena jalan tertutup PKL.

Selain itu, timbunan sampah yang berserakan akibat dari lapak PKL membuat kawasan itu menjadi kumuh dan kotor.

“Ya pasti semrawut dan kotor.
Sampah bekas ratusan PKL yang menggelar lapak di kawasan Masjid Akbar itu, sejak kemarin yang membersihkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Kebon Kosong,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk membersihkan sampah PKL itu hingga terangkut 6 kali Kendaraan Dinas Operasional (KDO) Toyota Heluxe. Dibersihkan PPSU pada pukul 05.30 Wib lalu dibuang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Kemayoran Gempol (H. Ung).

“Volume sampah jadi bertambah dari hari biasa hanya dua kali membersihkan di kawasan tersebut,” paparnya.

Sementara, Kepala Divisi PMP PPKK, Adi Suryadi ketika dikonfirmasi soal keberadaan ratusan lapak PKL di kawasan Masjid Akbar melalui via handphone sejak kemarin tidak menanggapi. (riki/r/as)