oleh

Jalan Penghubung Desa Sukadana Kembali Amblas, Warga: Dinas PU Cicing Bae

Jalan Penghubung Desa Sukadana Kembali Amblas, Warga: Dinas PU Cicing Bae 1
Warga Desa Sukadana melakukan perbaikan jalan yang kembali amblas, Minggu pagi, 24/1/2021, ( insert) Kadis PUTR Kabupaten Kuningan, Ridwan Setiawan. (dok/red)

KUNINGAN, kabarSBI.com – Jalan penghubung desa Sukadana, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan kembali amblas, Minggu, 24/1/2021. Jalan tersebut merupakan akses ekonomi masyarakat desa setempat maupun masyarakat desa lainya hingga yang menyambungkan wilayah Kabupaten Cirebon dan Brebes.

“Tadi padi amblas lagi mungkin akibat diguyur hujan semalam. Saat ini motor masih bisa lewat tapi kalau mobil sudah tidak bisa, warga masih kerja bakti’ kata Samidi, 42, warga Dusun Cibiru, Desa Sukadana,” Minggu, 24/1/2021.

Ia mengaku kesal dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Kuningan yang dianggapnya kurang tanggap atas peristiwa alam yang melanda desanya.

“Dinas PU cicing wae, seperti tidak peduli. Kemarin waktu ambles yang pertama saja tidak melakukan apa-apa. Petugasnya datang cuma ngecek, foto-foto terus ditinggal tanpa memperbaikinya. Untung saja warga sumbangan material maupun tenaga sehingga jalan bisa digunakan,” ungkap dia.

Tetapi, kata dia, dengan jalan kembali amblas karena tidak ada kontruksi yang kuat.

“Harusnya tidak mengandalkan warga, kalau warga yang penting motor mobil bisa lewat tanggulnya juga cuma pakai karung. Beda dengan pekerjaan PU yang secara kontruksi bisa lebih permananen, tapi hingga longsor kedua Dinas PU cicing bae,” ketus dia.

Ojo, 40, warga desa lainnya menyebutkan akses ekonomi desa Sukadana – Cimulya – Cibeureum terganggu karena adanya jalan amblas.

“Saya ingin secepatnya mendapat perhatian dan segera diperbaiki supaya warga aman dan aktivitas jadi lancar. Harapan saya segera perbaiki supaya tidak longsor/amblas kembali,” harapnya.

Sementara itu, Ridwan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Kabupaten Kuningan saat dilaporkan hal tersebut segera mengarahkan unit terkait menanganinya.

“Sudah diperintahkan ke bidang yang menanganinya untuk segera di perbaiki. Sekarang ada 57 titik di kabupaten Kuningan yang harus mendapat penangan serentak,” ucap Kadis Ridwan pada situs berita ini melalui sambungan aplikasi whatsapp.

Selain jalan amblas, pantauan wartawan kerusakan jalan berlubang dengan diameter berpariasi juga terjadi di sekitar Desa Sukadana, Cibeureum dan Desa Cimulya.

Dari pantauan anggaran belanja Dinas PUTR Kabupaten Kuningan mengacu pada tahun anggaran 2020, sebesar total Rp. 171.427.285.960.

Total anggaran tersebut diduga antaranya digunakan untuk program rehabilitasi atau pemeliharaan jalan Rp 46 Miliar; Pemeliharaan rutin Rp 7,2 Miliar; khusus penunjang infrastruktur Rp 100 juta; penataan dan pemeliharaan median jalan lingkar timur Rp 100 juta.  Diperkirakan program dan kegiatan tersebut berlaku pula pada tahun 2021 ini. (ras./dadan/r/as)

Kabar Terbaru