Lurah Rorotan Himbau Warga Tak Panik dan Tetap Berada Dirumah

Headline, Metropolitan3642 Dilihat
Lurah Rorotan Himbau Warga Tak Panik dan Tetap Berada Dirumah 1
Idham Mugabe. (dok)

JAKARTA, kabarSBI.com – Lurah Rorotan Idham Mugabe terus menghimbau warganya agar tidak panik sehubungan adanya karantina wilayah maupun lock down guna memutus mata rantai penyebaran wabah corona yang kini nyaris merata melanda daerah secara nasional. Ia menegaskan agar warga Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara agar tetap berada di rumah.

“Saya terus menghimbau warga terkait  penyebaran wabah virus Corona atau Covid 19  agar tidak panik, kita ingin memutus mata rantai penyebaran wabah corona tetap berada di rumah. Dalam setiap kesempatan himbauan ini saya sampaikan,” kata Idham Mugabe, Senin, 6/4/2020.

Bukan hanya itu, pihaknya juga mengatur aktivitas para pegawai di kantornya. “Informasi terkait dengan pencegahan penyebaran wabah virus Corona atau Covid 19  pertama adalah  kebijakan terhadap jam masuk atau bekerja di rumah bagi ASN kelurahan. Kita terapkan beberapa ASN yang usianya di atas 50 kemudian dia punya riwayat hipertensi jantung paru-paru agar dirumahkan dan dianjurkan untuk mengikuti medikal cek up,” jelas lurah Rorotan.

“Untuk pelayanan saat ini menggunakan pelayanan lewat online  dan juga lewat Whatsapp , tapi ASN juga ada beberapa yang hadir di setiap hari nya secara bergantian. Saya sendiri sebagai lurah insyallah setiap hari saya hadir di Kelurahan karena tidak mungkin saya tinggal bagaimana memantau warga kalau saya ikut program WFH yang dianjurkan pemerintah,” sambung dia.

Kemudian menjawab soal wabah atau Covid 19 yang saat ini terjadi masyarakat memang sangat membutuhkan adanya informasi lebih lanjut dan menjawab kekhawatiran warga yang saat ini banyaknya berita hoax.

“Jadi kami hadir untuk menjawab langsung ke warga apa itu Covid 19, bagaimana penyebaranya, bagaimana cara mengantisipasinya dan edukasi tentang kebersihan dari hal selalu mencuci tangan dan menjaga kebersihan lainnya,” terangnya.

“Kelurahan pun tidak memiliki data Siapa saja yang terindikasi ODP (orang dalam pengawasan), siapa yang PDP (Pasien dengan Pengawasan). Untuk pasien positif , dan warga kami ada yang  positif COVID 19, pasien sudah dilakukan uji lab oleh Kementerian Kesehatan sudah dinyatakan positif yang bersangkutan saat ini sedang mengisolasi Mandiri di di rumahnya.”

“Jadi memang tidak semua pasien positif ini berada di rumah sakit karena kondisinya yang bersangkutan sehat tidak ada gejala-gejala yang apa kondisinya semakin buruk itu. Kemudian banyak pertanyaan dari masyarakat ,kenapa pasien positif tidak dibawa ke rumah sakit? lalu saya memberikan pemahaman masyarakat bawah penyembuhan virus ini tidak harus dengan perawatan di rumah sakit,di rumah pun bisa karena istri si pasien adalah seorang kesehatan juga jadi bisa dipertanggung jawabkan cara ia merawat si pasien yang notabennya adalah suaminya. Tapi istri dan kedua anaknya sudah di cek di laboratorium dan hasilnya mereka alhamdulilah negatif,” ungkap lurah Idham Mugabe.

Idham kembali menegaskan agar seluruh warga tidak panik, tetap mengutamakan kebersihan diri sendiri terutama selalu memakai masker dan biasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah aktifitas,juga meminta ke seluruh RT dan RW untuk mengikuti anjuran pemerintah.

“Kami menganjurkan kepada warganya agar tidak mengadakan aktifitas yang mengumpulkan orang banyak, lebih baik belajar di rumah, bekerja di rumah dan selalu berdoa agar musibah ini cepat berakhir,” tutup Idham saat bincang-bincang dengan situs berita ini. (ida/r/as)