Kisruh Rekrutmen MBG di Purwasari Berujung Penganiayaan, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Kisruh Rekrutmen MBG di Purwasari Berujung Penganiayaan, Terduga Pelaku Diamankan Polisi 1CIAMIS, KabarSBI.com – Konflik terkait rekrutmen relawan MBG di Desa Purwasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung pada insiden penganiayaan yang mengakibatkan satu warga mengalami luka serius. Peristiwa tersebut memicu keresahan warga dan menyoroti transparansi proses perekrutan yang diduga tidak berjalan secara terbuka.

Korban diketahui bernama Deni, yang harus dilarikan ke Puskesmas Banjarsari setelah mengalami luka akibat sabetan benda tajam di bagian lengan. Dari hasil penanganan medis, korban mendapatkan sekitar 20 jahitan, menandakan luka yang cukup serius akibat insiden tersebut.

Berdasarkan keterangan warga, kericuhan bermula dari dugaan adanya praktik “titipan” dalam proses rekrutmen relawan MBG. Dugaan ini mencuat setelah ditemukan sejumlah berkas lamaran kerja yang diduga menyertakan catatan titipan dari oknum perangkat desa, sehingga memicu kecurigaan dan protes dari masyarakat.

Situasi semakin memanas ketika seorang perangkat desa bersama anaknya mendatangi rumah warga yang mempertanyakan proses tersebut. Kedatangan tersebut diduga dilakukan dalam kondisi emosi, hingga akhirnya memicu cekcok yang berujung pada tindakan kekerasan terhadap warga.

Muhammad Isnan Fatulloh, salah satu warga yang berada di lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa konflik sebelumnya sempat terjadi melalui media sosial. Saling sindir terkait rekrutmen MBG disebut menjadi pemicu awal ketegangan, sebelum akhirnya berujung pada pertemuan langsung yang tidak terkendali.

Dalam keterangannya, Isnan menyebut bahwa pelaku diduga membawa senjata tajam jenis golok dan sempat mengarahkannya kepada dirinya. Namun, korban Deni yang merupakan pamannya berusaha melindungi, hingga akhirnya justru menjadi sasaran dan mengalami luka akibat sabetan senjata tersebut.

Pasca kejadian, pihak keluarga korban berencana menempuh jalur hukum dengan melaporkan insiden ini ke pihak kepolisian. Sementara itu, aparat dari Polsek Banjarsari, Polres Ciamis, telah mengamankan terduga pelaku untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Warga berharap kasus ini ditangani secara tegas dan transparan agar memberikan efek jera serta memulihkan rasa keadilan di tengah masyarakat.

(bono/red)