Waw..Inovasi Penataan Panggung Utama HUT Kemerdekaan di Istana Jadi Buah Bibir

Budaya, Headline, Nasional3432 Dilihat
Waw..Inovasi Penataan Panggung Utama HUT Kemerdekaan di Istana Jadi Buah Bibir 1
Pimred kabarsbi.com bersama tamu undangan lainnya saat menghadiri upacara HUT RI ke 73 di Istana Jakarta, Jumat, 17/8/2018. (dok)

JAKARTA, kabarSBI.com – Upacara bendera dalam rangka memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2018 sudah berlalu. Namun, kemeriahan dan kesan yang membanggakan setiap warga rakyat di seantero Nusantara masih amat kuat melekat di benak dan sanubari ini. Terlebih semangat patriotisme dan rasa nasionalisme setiap anak bangsa dimana-mana terlihat sangat kental dan kuat.

“Kesan mendalam dan menyenangkan ini yang saya rasakan. Saya yakin semua yang hadir di acara upacara memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta sama halnya merasakan kesan mendalam sperti saya, ” kata Agung Sulistio, pimpinan redaksi kabarsbi.com mengkisahkan pengalamanya di istana, Minggu, 19/8/2018.

Menurut Agung, salah seorang tamu undangan upacara HUT RI, asal Sunter Jakarta, Jumat itu, rangkaian acara upacara yang hikmat juga spektakuler, didukung oleh penataan panggung yang lebih dinamis dan menarik.

“Penataan panggung sangat dinamis dan menarik sehingga Pak Presiden terlihat jelas dari berbagai sudut pandang. Tentunya sangat berkesan, desain panggung seperti ini bisa menjadi acuan pada momen HUT RI selanjutnya,” pungkas Agung.

Kesan senada juga disampaikan Arthur Mumu, pewarta asal Manado. Meski dirinya tak sempat masuk langsung kedalam istana namun dia cukup menikmati desain panggung yang nampak lebih terbuka.

“Saya menikmati dari melihat foto-foto kawan saat upacara di istana. Penataan panggung yang baik sehingga Pak Presiden nampak jelas dari berbagai sudut pandang. Jadi meski tak dapat masuk istana langsung saya bisa menikmatinya dari media visual,” ucap pria yang berharap dapat menjabat tangan Presiden RI.

Waw..Inovasi Penataan Panggung Utama HUT Kemerdekaan di Istana Jadi Buah Bibir 2
Presiden Jokowi (berdiri kanan) nampak jelas meski dari kejauhan. (dok)

Sementara itu, Kepala Biro Umum Sekretariat Presiden, Dr. Yudi Wijayanto, saat dihubungi melalui aplikasi whatsapp, membenarkan adanya terobosan dalam penataan panggung utama presiden.

“Kami melaksanakan arahan Mensesneg serta Kepala Sekretariat Presiden agar dihadirkan inovasi dalam penyelenggaraan Peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI tahun 2018 ini. Maka Biro Umum Setpres mendesain dan membangun konstruksi Panggung Utama (Mimbar Kehormatan) tempat berdirinya Presiden RI selaku Inspektur Upacara,” jelas Yudi.

Selama ini, lanjut pejabat yang ramah dan murah senyum itu, rangka tenda utama ada 4 tiang penyangga di tengah, maka pada peringatan HUT ke-73 ini menggunakan kontrsuksi rigging.

“Pada peringatan HUT kemerdekaan tahun-tahun yang lalu, sejak tahun 1978 hingga 2017, ada empat tiang penyanggah panggung utama. Tahun ini kita pakai rigging, atau gantungan tali untuk beban berat, dengan bentangan sepanjang 24 meter tanpa tiang penyangga di tengah,” imbuh Yudi.

Selain itu, kata dia,  panggung utama ini dibuat lebih tinggi 1 meter dari konstruksi sebelumnya.

“Dengan demikian Mimbar Kehormatan terlihat lebih luas dan lapang, serta sudut optik dari posisi para wartawan mengambil gambar RI 1 akan lebih jelas,” ujar Yudi menjelaskan.

Bukan hanya itu, seluruh tamu undangan di tenda sayap barat dan sayap timur serta panggung aubade dapat melihat dengan jelas orang nomor satu di republik ini.

“Dari semua posisi undangan dan peserta yang hadir di acara itu, semua bisa melihat Presiden RI, tidak terhalang oleh apapun,” kata Yudi dengan mimik bangga dan senang.

Yudi juga menambahkan bahwa tenda tamu sayap barat, sayap timur dan tenda aubade juga dinaikkan 1 meter ketinggiannya dari sebelumnya.

“Posisi tenda tamu, di sayap barat dan timur, juga tenda aubade ditinggikan satu meter, sehingga lebih lapang dan terang serta lebih nyaman karena luasan panggung undangan lebih besar dan pengaturan kursi tamu juga lebih lapang sehingga lebih terasa nyaman dan tidak panas,” pungkas Yudi. (supri/r/as)