Perhutani Kawasan Gunung Tilu – Kuningan

Headline, Metropolitan3023 Dilihat
Perhutani Kawasan Gunung Tilu - Kuningan 1
Pegunungan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat yang banyak di liputi hutan dan perkebunan pohon jati. (dok)

OPINI, kabarSBI.com –  Potensi hutan kawasan Gunung Tilu di Kuningan, Jawa Barat sangat  penting bagi kehidupan masyarakat sekitarnya. Kawasan ini merupakan lokasi hulu tiga sungai besar di wilayah Kuningan timur yakni sungai-sungai Cltaal, Cijangkelok dan Cikaro.

Hutan-hutan di wilayah ini, meski bukan lagi hutan yang belum terjamah, kebanyakan masih berupa hutan alam yang berstatus hutan lindung. Keanekaragaman hayati yang dikandungnya adalah luar biasa, mengingat bahwa lingkungan di sekitarnya merupakan wilayah pemukiman yang relatif padat.

Sebagian areal merupakan kawasan hutan produksi yang ditanami jati dan pinus, bersisian dengan bagian-bagian hutan yang telah dibuka untuk dijadikan kebun atau persawahan. Pengelola kawasan hutan ini adalah Perum Perhutani KPH Kuningan.

Namun sampai dengan saat ini belum ada kajian yang mendalam berkaitan dengan potensi hutan kawasan Gunung Tilu, baik mengenai kekayaan ragam hayatinya maupun kapasitas sumber-sumber air di wilayah ini. Sementara di sisi lain, aktivitas masyarakat sekitar telah menjadi persoalan serius karena sedikit banyak telah mengancam kelestarian kawasan seperti penebangan liar pohon jati.

Gunung Tilu merupakan kelompok pegunungan yang setidaknya mempunyai tiga puncak tertinggi yaitu puncak Sukmana (1154 m dpl), puncak Gunung Tilu (1076 m dpl), dan puncak lainnya yang tidak diketahui namanya (1112 m dpl). Masyarakat cukup beralasan menyebut kawasan gunung tersebut dengan Gunung Tilu, yang berarti tiga, karena dari setiap sudut, kawasan tersebut selalu memperlihatkan tiga gundukan gunung. Kawasan ini juga menjadi hulu bagi banyak sungai kecil yang membentuk dua sungai besar di Desa Jabranti dan Desa Cimara, yaitu sungai Citaal dan Cijangkelok.

Secara administratif pemerintahan, Gunung Tilu termasuk ke dalam wilayah Desa Jabranti, Kecamatan Karang Kancana dan Desa Cimara, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan. Di bagian timur, kawasan ini lang sung berbatasan dengan Desa Capar Kecamatan Salem Kabupaten Brebes Propinsi Jawa Tengah. Sepanjang perbatasan, gunung gemunung berdiri seperti dinding yang memisahkan kedua propinsi. Segi topografi dinding di sebelah barat (wilayah Jawa Barat) memperlihatkan kelerengan yang curam, sedangkan di bagian timur (wilayah Jawa Tengah) memperlihatkan kelerengan yang relatif landai.

Luas Hutan menurut Kecamatan
Di Kabupaten Kuningan Tahun 2016

No. Kecamatan  Luas Hutan (Ha) Jumlah Anggota (Orang)
01. Darma  1.158,02 4632
02. Kadugede  18,57 614
03. Nusaherang  715,69 2863
04. Ciniru  704,46 2818
05. Hantara  810,44 3242
06. Salajambe  1.291,76 5167
07. Subang  1.759,78 7039
08. Cilebak  1.253,06 5012
09. Ciwaru  975,84 520
10. Karangkancana  341,79 391
11. Cibingbin  337,47 267
12. Cibeureum  257,29 235
13. Luragung  1.161,76 4647
14. Cimahi  951,74 568
15. Cidahu  576,98 179
16. Kalimanggis  280,22  1.121
17. Ciawigebang  1.198,88 4796
18. Cipicung  614,64 2459
19. Lebakwangi  318,28 362
20. Maleber  4.444,08 17776
21. Garawangi  694,09 403
22. Sindangagung  123,50 494
23. Kuningan  988,00 3952
24. Cigugur  234,56 350
25. Kramatmulya  313,75 1255
26. Jalaksana  545,69 2183
27. Japara  767,00  1.042
28. Cilimus  471,32 146
29. Cigandamekar  413,34 197
30. Mandirancan  371,51 300
31. Pancalang  214,52 187
32. Pasawahan  537,91 346
Jumlah 24.845,94 75.563
2015 24.845,94 75.563
2014 23.976,17 13.114
2013 23.976,00 95.906
2012 16.798,00 67.193
2011 16.798,00 67.193
2010 16.798,00 55.994

(*/r/as)