Pemalang, kabarSBI – Masyarakat Kelurahan Mulyoharjo kini mulai bersuara lantang terkait buruknya pelayanan publik yang mereka alami, terutama dalam hal penanganan pengaduan warga. Sejumlah warga mengeluhkan bahwa laporan atau keluhan yang mereka sampaikan, baik secara langsung maupun tertulis, sering kali tidak mendapatkan respons yang jelas dari pihak kelurahan.
Salah satu warga, yang enggan disebutkan namanya, menyebut bahwa dirinya pernah melaporkan persoalan terkait drainase dan sampah di lingkungan tempat tinggalnya. Namun hingga berminggu-minggu, tidak ada tindak lanjut atau kejelasan dari pihak kelurahan. “Kami ini warga, kami punya hak untuk dilayani. Tapi rasanya seperti diabaikan,” ungkapnya kecewa.
Tidak hanya satu kasus, beberapa warga lainnya pun mengungkapkan hal senada. Mereka menilai pihak kelurahan seakan menutup mata dan telinga terhadap aspirasi masyarakat. Padahal, sebagai lembaga pemerintahan terdekat dengan rakyat, seharusnya kelurahan menjadi garda depan dalam melayani dan menampung keluhan warga.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: Ada apa sebenarnya di Kelurahan Mulyoharjo? Apakah ini soal kurangnya SDM? Kurangnya pengawasan dari instansi di atasnya? Atau ada faktor kesengajaan pembiaran?
Para tokoh masyarakat mendesak pihak Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk segera turun tangan. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kelurahan sangat dibutuhkan agar kepercayaan publik tidak makin luntur.
Pelayanan publik adalah hak rakyat dan kewajiban pemerintah. Sudah saatnya suara masyarakat didengar dan ditindaklanjuti dengan nyata.
Saat Di Konfirmasi Oleh Wartawan Pihak Perangkat Justru Malah Seakan Akan Enggan Menemui Bahkan Di Duga menyembunyikan Keberadaan Lurahnya.
Dan Seolah Olah Alergi Dengan Wartawan.
Sumber: Slamet – warga





